Analisis Kualitas POC dari Limbah Vinasse Pada Beberapa Periode Fermentasi Dan Keberlanjutan Bahan Bakunya
Abstract
Limbah vinasse merupakan hasil samping industri bioetanol yang memiliki kandungan bahan organik tinggi dan berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pemanfaatan limbah vinasse sebagai bahan baku pupuk organik cair (POC) melalui proses fermentasi anaerob dengan penambahan kotoran sapi, sekam padi, dan Effective Microorganisms 4 (EM4). Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan variasi waktu fermentasi selama 7, 14, dan 21 hari. Parameter yang dianalisis meliputi Chemical Oxygen Demand (COD), C-organik, N-total, P₂O₅, K₂O, N-organik, serta unsur mikro sesuai Keputusan Menteri Pertanian Nomor 261/KPTS/SR.310/M/4/2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh perlakuan mengalami penurunan COD selama fermentasi. Perlakuan terbaik diperoleh pada fermentasi 21 hari dengan kombinasi vinasse, kotoran sapi, sekam padi, dan EM4 yang menghasilkan nilai COD sebesar 286,246 ppm. Produk POC yang dihasilkan dari formula LV+KS+EM4 dan LV+KS+SP+EM4 memenuhi persyaratan mutu pupuk organik cair berdasarkan standar yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah vinasse berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk organik cair yang bernilai guna sekaligus mendukung pengelolaan limbah industri yang lebih berkelanjutan.