Pemanfaatan Regenerative Braking Pada Kereta Listrik Sebagai Sumber Energi Terbarukan dengan Menggunakan Inverter Sebagai Media Penghemat Energi pada 20 Kv Gardu Traksi
Abstract
Pertumbuhan populasi dan aktivitas ekonomi di perkotaan telah memunculkan tantangan kompleks dalam sistem mobilitas penduduk. Sebagai solusi, Mass Rapid Transit (MRT) atau Moda Raya Terpadu telah membuktikan efektivitasnya sebagai angkutan umum berkapasitas besar yang tidak hanya mengurangi kemacetan tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan perkotaan yang lebih berkelanjutan. Namun, operasional MRT membutuhkan konsumsi energi listrik yang signifikan. Untuk menjawab tantangan ini sekaligus memperkuat dampak positifnya, penelitian ini mengkaji potensi pemanfaatan energi regenerative braking pada kereta listrik. Melalui simulasi teknis, studi ini menganalisis penerapan teknologi inverter untuk mengonversi energi pengereman menjadi sumber listrik yang dapat digunakan di fasilitas MRT Jakarta. Analisis dilakukan secara komprehensif dari aspek teknis, ekonomi, regulasi, dan strategi bisnis. Hasil simulasi menunjukkan bahwa implementasi Inverter Gardu Traksi berpotensi menghasilkan energi sebesar 400 MWh per bulan. Dari perspektif keuangan, proyek ini menghasilkan Net Present Value (NPV) positif sebesar Rp 8,3 miliar. Skema Kemitraan Bisnis-ke-Bisnis (B2B) diajukan sebagai model pendanaan yang inovatif untuk mengatasi tantangan investasi modal awal.