Jurnal Greenation Ilmu Teknik · e-ISSN: 2985-8607 · p-ISSN: 2985-8615

Perancangan Model Simulasi Untuk Mengidentifikasi dan Mengurangi Bottleneck pada Sistem Make to Order di Mano Apparel Soreang

Zakiya Muallifa Rahman Yudha Prambudia Ilma Mufidah
Vol. 4 No. 3 (2026) 23 July 2026 Pages 78-91

Abstract

Mano Apparel adalah produsen pakaian yang menerapkan sistem produksi Make-to-Order (MTO). Meskipun sistem ini memberikan fleksibilitas tinggi dalam memenuhi kebutuhan pelanggan, perusahaan menghadapi risiko fluktuasi permintaan, keterbatasan kapasitas produksi, dan penumpukan pekerjaan pada beberapa stasiun kerja. Data permintaan tahun 2024 menunjukkan lonjakan pesanan pada Oktober–Desember yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian pesanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Simulasi Peristiwa Diskrit atau Discrete Event Simulation (DES) untuk mengidentifikasi bottleneck serta merumuskan usulan perbaikan. Data primer meliputi alur produksi, waktu proses, dan waktu transfer, sedangkan data sekunder mencakup permintaan, jumlah mesin, operator, kapasitas produksi, serta informasi pendukung lainnya. Verifikasi dilakukan melalui pengujian animasi dan program, sedangkan validasi menggunakan uji F dan uji t untuk membandingkan data aktual dengan hasil simulasi. Hasil menunjukkan model simulasi valid dan mampu merepresentasikan sistem produksi secara akurat. Analisis memperlihatkan stasiun kerja Jahit memiliki waktu tunggu tertinggi sebesar 8.234,31 menit, diikuti Penyiapan Desain sebesar 4.058,93 menit dan Sublimasi Q 1 sebesar 3.496,89 menit. Nilai Work in Process (WIP) tertinggi terdapat pada Pemotongan Q 1 sebesar 49,43 unit, Jahit 30,00 unit, dan Jahit Q 24,45 unit. Temuan tersebut menunjukkan bahwa proses jahit merupakan hambatan utama yang memicu antrean dan penumpukan pekerjaan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas pada stasiun kerja jahit diperlukan untuk memperlancar alur produksi, mengurangi keterlambatan penyelesaian pesanan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung kemampuan Mano Apparel dalam memenuhi permintaan pelanggan secara lebih optimal dan konsisten. Rekomendasi ini diharapkan menjadi dasar pengambilan keputusan manajemen dalam mengalokasikan sumber daya, menyeimbangkan beban kerja, dan meningkatkan kinerja produksi secara berkelanjutan.

Keywords

Mano Apparel Discrete Event Simulation Produksi Berdasarkan Pesanan Pendekatan Produksi