Jurnal Ilmu Multidisplin · e-ISSN: 2829-4580 · p-ISSN: 2829-4599

Tambang Nikel Raja Ampat: Ancaman Kenanekaragaman Hayati atau Ancaman Pengangguran Baru?

Oscar Dwi Pangestu Yusmar Yusuf
Vol. 4 No. 3 (2025) 15 August 2025 Pages 1536-1541

Abstract

Raja Ampat merupakan wilayah dengan keanekaragaman hayati geopark di wilayah papua barat. Masuknya izin usaha pertambangan nikel menimbulkan permasalahan antara perlindungan lingkungan dan kebutuhan ekonomi masyarakat lokal, khususnya dalam mengatasi pengangguran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak ekologis dan sosial dari aktivitas tambang nikel di Raja Ampat terutama dipulau gag. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun tambang berpotensi membuka lapangan kerja, namun risiko kerusakan lingkungan yang ditimbulkan dapat menganggu ekosistem, merusak hutan, ekowisata dan perikanan. Oleh karena itu, pertambangan di Raja Ampat harus berorientasi pada keberlanjutan terhadap pengolahan limbah serta evaluasi ekologis melibatkan partisipasi masyarakat lokal.

Keywords

Tambang Nikel Keanekaragaman Hayati Pengangguran Pembangunan Berkelanjutan